Sertifikat Laik Fungsi yang disingkat SLF adalah sertifikat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah terhadap bangunan gedung yang telah selesai dibangun dan telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi berdasarkan hasil pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung sebagai syarat untuk dapat dimanfaatkan. Masa berlaku SLF sejak diterbitkan adalah 5 tahun untuk bangungan non-Rumah Tinggal dan 10 tahun untuk bangunan rumah tinggal. Tanpa SLF sebuah bangunan gedung bisa saja legal keberadaaanya, namun bisa diartikan tidak illegal atas pembergunaannya.

Tujuan SLF

1. SLF merupakan persyaratan untuk dapat dilakukannya pemanfaatan bangunan gedung.
2. SLF diberikan kepada bangunan gedung yang telah selesai dibangun sudah memenuhi persyaratan Administrasi dan Teknis keandalan bangunan gedung sesuai dengan izin yang diberikan.
3. Bangunan gedung yang telah dilengkapi Sertifikat Laik Fungsi dapat dipastikan bahwa bangunan gedung digunakan telah terjamin keandalannya, di sini berarti bangunan gedung telah memenuhi persyaratan yang telah diatur dalam Undang-Undang, seperti :
a. Memiliki struktur bangunan yang kuat,
b. Memiliki persyaratan keselamatan yang sesuai standar,
c. Memiliki sistem sanitasi dan penghawaan yang baik,
d. Memiliki kenyamanan ruang gerak dan pandangan yang baik, serta
e. Memiliki kelengkapan sarana dan prasarana pemanfaatan yang sesuai standar.

Dasar - Dasar Hukum SLF

1. UU No. 28/2002 Tentang Bangunan Gedung.
2. PP No. 36/2005 Tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 28/2002 Tentang Bangunan Gedung.
3. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 25/PRT/M/2007 Tentang Pedoman Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung.
4. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 27/PRT/M/2018 Tentang Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung.
5. Peraturan Daerah Kabupaten atau Propinsi tentang Bangunan Gedung.

Ruang Lingkup SLF


Bangunan Non Rumah Tinggal Yang Memerlukan Sertifikat Laik Fungsi, Diantaranya Adalah :
1. Gudang
2. Pabrik atau Kantor
3. Hotel
4. Pusat Perbelanjaan
5. Rumah Susun atau Apartemen

- SLF dapat diterbitkan untuk Bangunan Gedung tunggal, lebih dari 1 (satu) bangunan gedung tunggal berupa beberapa tower yang disatukan oleh basement dan/atau podium atau sebagian bangunan gedung yang dapat bersifat horizontal atau vertikal.
- Apabila terjadi perubahan bangunan yang telah diterbitkan SLF sebelumnya yang dan menurut penilaian keandalan bangunan dapat dilakukan perubahan SLF maka pemilik bangunan WAJIB melakukan perubahan SLF.


Syarat Bangunan Gedung



Keandalan Bangunan Gedung
Terdapat 4 komponen dasar yang harus dipenuhi dan menjadi syarat berdirinya sebuah bangunan gedung sehingga laik fungsi menurut Undang-undang No. 29/PRT/2006.


Kemudahan

Hubungan antar ruang, sarana dan prasarana dalam pemanfaatan bangunan gedung

Kenyamanan

Tata letak dan sirkulasi antar ruang bangunan.

Kesehatan

Sirkulasi udara, pencahayaan, sanitasi dan penggunaan bahan bangunan gedung.

Keselamatan

Struktur bangunan, penangkal petir, gempa dan kebakaran.

Syarat Pengajuan SLF

Secara Garis Besar Ada 2 Persyaratan SLF, yaitu:

Persyaratan Administratif

  1. Dokumen Legalitas Perusahaan
  2. Dokumen Kepemilikan Tanah
  3. Dokumen Kepemilikan Bangunan Gedung
  4. Dokumen Izin Instansi/Lembaga Terkait
    1. IMB
    2. SLF Terdahulu (Apabila Perpanjangan)
    3. Dokumen AMDAL atau UKL-UPL
    4. Dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas
    5. Dokumen Surat Pernyataan Ruang Lingkup SLF
    6. Dokumen Peil Banjir dan Site Plan
    7. Dokumen Izin Pembuangan Limbah
    8. Dokumen Instansi Terkait :
      • Sertifikat/Surat Kelaikan Pemadam Kebakaran
      • Sertifikat/Surat Kelaikan Kelaikan Instalasi Listrik
      • Sertifikat/Surat Kelaikan Penangkal Petir
      • Sertifikat/Surat Kelaikan Mesin, Alat Kerja dan Kendaraan
      • Sertifikat/Surat Kelaikan K3
      • Sertifikat/Surat Kelaikan Izin Pengeboran Sumur Dalam
  5. Dokumen Pendukung Lainnya

Persyaratan Teknis

  1. As Built Drawing Arsitektur
  2. As Built Drawing Struktur
  3. As Built Drawing Utilitas
  4. Testing & Commissioning
  5. Laporan hasil pemeliharaan bangunan
  6. Surat pernyataan pemeriksaan kelayakan
  7. Hasil uji laboratorium
  8. Pembahasan dan peninjauan di lokasi bangunan

Portofolio Kegiatan SLF Kami:

SLF RSUD Kawali

SLF Hotel Daily Inn Bandung

SLF PT Centra Brasindo Abadi Chemical Industry

SLF PT Indo Sukses Sentra Usaha

SLF Warehouse Yutaka I Cikarang

SLF PT.Polychem Indonesia (Tangerang)

SLF PT. CHANDRA ASRI PETROCHEMICAL

SLF PT. INDONESIA POLYMER COMPOUND

Kajian Teknis SLF PT. Sokonindo Automobile

SLF RS Boromius

SLF RS Santo Yusuf

SLF Hotel El Royale

SLF Rumah Sakit Gigi dan Mulut

SLF PT Inti Everspring Indonesia

Analisis Uji Struktur, MEP dan Arsitek di Pasar Baru Kota Bandung

Lihat Lebih Banyak Lagi

Alur Proses Jasa Konsultansi SLF

01

KONTRAK

Kontrak Dilakukan Apabila Kedua Belah Pihak Telah Sepakat Dengan Dimulainya Pekerjaan.

02

SURVEY

Survey Dilakukan Untuk Mencari Data Primer dan Sekunder.

03

LAPORAN KAJIAN TEKNIS

Pembuatan Laporan Kajian Teknis yang berupa Kajian Teknis Arsitektur, Struktur, Utilitas dan Tata Luas Bangunan.

04

PENYERAHAN PRODUK

Laporan Diserahkan Setelah diadakannya FGD untuk didaftarkan ke Dinas.

05

PERMOHONAN

Pengajuan permohonan ke Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang. Permohonan diajukan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang melalui DPMPTSP masing-masing daerah.

06

VERIFIKASI

Verifikasi berkas dan persyaratan serta pemaparan hasil kajian/analisa bangunan.

07

VALIDASI

Validasi kesesuaian kondisi lapangan dengan permohonan dan persyaratan.

08

PENERBITAN SLF

Penyusunan dan penetapan Rekomendasi hingga diterbitkannya SLF – Sertifikat Laik Fungsi.

Menggunakan Jasa Kami

Pada Umumnya Untuk mendapatkan SLF (Sertifikat Laik Fungsi) sangat membutuhkan pihak ketiga yaitu konsultan dikarenakan setiap pengujian memerlukan tenaga ahli yang berkompeten dan bersertifikasi seperti ahli arsitektur, bangunan gedung dan utilitas/Mep. dari hasil uji kelaiakan bangunan gedung dikeluarkanlah laporan hasil kajian, pemerintah daerah menggunakan hasil laporan kajian sebagai dasar menerbitkan SLF (Sertifikat Laik Fungsi).

PT Syapril Janizar Memberikan Layanan dan Hasil Yang Terbaik, Kenapa Memlih Kami Karena Kami :
  1. Mempunyai STRI (Surat Tanda Registrasi Insinyur), STRA (Surat Tanda Registrasi Arsitek), dan SERKOM (Sertifikas Kompetensi) sesuai dengan undang-undang yang berlaku
  2. Mempunyai IPTB (Izin Pelaku Teknis Bangunan) dan SLBP (Surat Lisensi Bekerja Perencana)
  3. Memiliki Tenaga Ahli Yang Berkompeten dan Besertifikasi Khususnya pada Kegiatan SLF
  4. Sudah lebih dari 100 perusahaan yang sudah menggunakan jasa kami
  5. Siap Mendampingi Sampai Terbitnya SLF
Biaya Pengurusan SLF :
Biaya Pengurusan SLF tentu berbeda dikarenakan setiap gedung memiliki luasan dan lokasi yang berbeda disesuikan dengan kebijakan daerah masing-masing, silahkan isikan form dibawah ini, kemudian nanti kami akan kirim estimasi biaya ke alamat email atau nomber yang telah diisi pada form dibawah ini. Untuk Konsultasi Terlebih dahulu silahkan klik link berikut Konsultasi. Terima Kasih.